Tawadhu’??

Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku, hendaklah kalian tawadhu (merendahkan hati) hingga seseorang tidak bersikap sombong kepada yang lain dan tidak ada seseorang yang berbuat zalim kepada yang lain. (HR Muslim)

Tawadhu menurut fudhail bin iyadh ialah engkau menundukkan dirimu untuk menerima kebenaran dan mematuhinya meskipun engkau mendengarnya dari anak kecil atau dari orang yang paling bodoh, dan engkau tetap menerimanya.

Abdul malik bin marwan pun berkata bahwa orang yang paling utama adalah yang bersikap tawadhu  ketika memiliki kedudukan tinggi, bersikap zuhud (sederhana) ketika kaya dan mengalah ketika kuat.

orang yang paling tinggi kedudukannya ialah orang yang tidak melihat kelebihan pada dirinya dan orang yang paling banyak keutamaannya ialah orang yang tidak melihat keutamaannya. (imam syafi’i)

Tawadhu, salah satu kata yang mudah diucapkan namun susah untuk dilakukan,.

Ya Allah,

Hidupkanlah aku dalam keadaan khusu’ dan tawadhu’

matikanlah aku dalam keadaan khusu’ dan tawadhu

kumpulkanlah aku dalam barisan orang-orang yang khusu’ dan tawadhu’

(HR ibnu majah dan at-tirmidzi)

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: