Mencari hati yang baru

Diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud ra, dia berkata, suatu ketika Rasullullah berkata kepadaku, “bacakanlah Alqu’ran untukku”.
Akupun menyahut ,” Wahai Rasullullah, bagaimana mungkin, kubacakan Alqur’an untukmu, padahal ia diturunkan kepadamu?”

Rasullullah berkata, “Sungguh aku sangat suka mendengar Alqur’an dibacakan oleh orang lain.”

Maka akupun membaca surat Annisaa, tapi ketika aku sampai pada ayat, “Maka Bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila kami mendatangkan saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu).”
(QS Annisaa : 41)

Aku mengangkat kepalaku -atau ada seseorang yang memberikan isyarat sehingga aku mengangkat kepalaku-
dan kulihat, air mata Rasullullah, menetes.
(HR Bukhari)

Ya Allah, Ya Robb

Dengan karunia dan rahmatMu

Anugerahkanlah kepada kami

Kepekaan dan kelembutan hati

Dalam memahami ayat-ayatMu

Baik yang kami dengarkan

Maupun yang kami coba lantunkan

Dalam tilawah dan shalat kami

kepadaMu

Dan hanya untukMu

hati yang baru, layaknya hati hamba-hambaMu yang shaleh dan beriman

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: