Perpustakaan Kongres Amerika Serikat

Pada tahun 1410 H, saya pergi berkunjung ke perpustakaan Kongres Amerika Serikat yang terletak di washington DC. Disana saya menyaksikan gunung-gunung buku semua bidang dan spesialisasinya. Disana saya mencoba untuk menanyakan nama sebuah buku yang tidak terkenal kepada petugas perpustakaan yang kebetulan adalah seorang yang berasal dari mesir. Lalu dia menekan tombol keyboard komputer dan seketika itu dia memberitahukan kepada saya letak buku yang saya inginkan tersebut. Lalu saya berjalan menuju tempat yang dia katakan, saya menemukan ratusan ribu buku. Namun buku-buku tersebut tidak bisa memberi petunjujk kepada masyarakat amerika kepada Allah SWT, kepada keagunganNya dan kepada cahayaNya.

Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang mereka tentang (kehidupan) akherat adalah lalai. (QS Ar-ruum:7)

Jika anda melihat seseorang yang memiliki sebuah perpustakaan yang besar, maka jangan tergesa-gesa menganggapnya sebagai orang yang baik, sampai anda benar-benar melihat dengan mata kepala sendiri amal perbuatannya, keistiqomahannya dan apakah ilmu-ilmu yang terkandung didalam perpustakaannya tersebut memiliki pengaruh positif dan manfaat kepada dirinya.

Bagi saya, seseorang yang hanya memiliki sebuah mushaf Al-Qur’an yang selalu dia renungi dan amalkan kandungan-kandungannya jauh lebih baik daripada seseorang yang memiliki ribuan jilid buku yang selalu menyibukkan dirinya, namun tidak bisa memberikan manfaat dan pengaruh positif terhadap dirinya. Ini memang sesuatu yang sudah maklum, akan tetapi sengaja saya singgung hanya sebagai pengingat saja.

Firman Allah ta’ala

Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya taurat, kemudian mereka tiada memikulnya (tidak mengamalkan isinya) adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruk perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim (QS Al-jumuah:5)

Dr. Aidh Al-Qorni : Cahaya Zaman

Sahabat baik bagiku adalah seseorang yang menghadiahiku buku yang belum pernah kubaca.
-Abraham Lincoln-

Pengingat bagi ia yang mengklaim dirinya pecinta buku

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: