Arsip untuk Oktober, 2012

Rahmat Abdullah

Kurasakan syairmu abadi
Jejak kesolehan yang kau tinggalkan untuk kami

Tentang cerita sebuah integritas keimanan
Suatu ketika semangatmu bangunkan tidur kami

Rahmat Abdullah Syairmu abadi
Iringi perjuangan dalam kesatuan hati
Rahmat Abdullah Jejakmu abadi
Menjadi cermin sejati anak-anakmu disini

(Thufail Algifari)

Merindukan sosok sepertimu

Murobbi sejati

Pengingat diri ini jikalau lupa

bahwasanya dakwah adalah cinta

dan cinta,.

akan meminta segalanya dariku

Mencari hati yang baru

Diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud ra, dia berkata, suatu ketika Rasullullah berkata kepadaku, “bacakanlah Alqu’ran untukku”.
Akupun menyahut ,” Wahai Rasullullah, bagaimana mungkin, kubacakan Alqur’an untukmu, padahal ia diturunkan kepadamu?”

Rasullullah berkata, “Sungguh aku sangat suka mendengar Alqur’an dibacakan oleh orang lain.”

Maka akupun membaca surat Annisaa, tapi ketika aku sampai pada ayat, “Maka Bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila kami mendatangkan saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu).”
(QS Annisaa : 41)

Aku mengangkat kepalaku -atau ada seseorang yang memberikan isyarat sehingga aku mengangkat kepalaku-
dan kulihat, air mata Rasullullah, menetes.
(HR Bukhari)

Ya Allah, Ya Robb

Dengan karunia dan rahmatMu

Anugerahkanlah kepada kami

Kepekaan dan kelembutan hati

Dalam memahami ayat-ayatMu

Baik yang kami dengarkan

Maupun yang kami coba lantunkan

Dalam tilawah dan shalat kami

kepadaMu

Dan hanya untukMu

hati yang baru, layaknya hati hamba-hambaMu yang shaleh dan beriman

Tertipu Atas Nama Hikmah dan Inspirasi

Konon katanya, 85% waktu santai orang indonesia dipakai buat nonton tipi dan perangkatt lainnya yang bisa di tonton,.
dan saya sendiri menjadi saksi hidup perjalanan acaranya,

seingat saya, penjajahan pertama dilakukan oleh telenovela-telenovela meksiko, beragam judulnya, dari maria mercedez, paula-paulina, carlita de angel, betty lafea dan lainnya yang seabrek itu. penjajahan selanjutnya dilakukan oleh pilem-pilem india yang khas dengan tarian dan nyanyiannya, pasti semua sudah mahfun dengan syah rukh khan dll. dilanjut oleh drama taiwan, F4 dan sebangsanya. dan tentu saja yang paling hot, drama korea,lee yong jae, han jie enn dan pasukannya. dan yang pasti filem-filem holliwood yang sepertinya ga ada habisnya.

banyak yang kemudian beralasan, ingin mengambil hikmah (kebijaksaan, yang otomatis seharusnya membuat bijak) dan pelajaran berharga dari setiap tontonan yang saya sebutin diatas, tentu saja sangat masuk akal dan mungkin benar. tapi sebagai muslim, tentu saja, hikmah dan inspirasi terbesar kita seharusnya dari kehidupan para nabi terutama nabi muhammad SAW, sahabat, tabiin serta para manusia-manusia beriman nan shaleh lainnya.
pertanyaannya, sudahkan kita bisa mengambil hikmah dan inspirasi itu dari mereka yang saya sangat yakini akumulasinya TIDAK AKAN PERNAH SELESAI diceritakan dan dipahami??

huufftt, melihat kondisi masyarakat indonesia, yang katanya negara muslim terbesar didunia, sekarang, sepertinya, mereka yang mengaku muslim masih belum benar dalam memanfaatkan waktunya dan kebanyakan mungkin tertipu atas nama hikmah dan inspirasi palsu dari setiap apa yang ditontonnya.

Apakah Allah ridho dengan tontonan yang antum tonton
(ust Suherman, Tertempel di televisi asrama PPSDMS BDG)

Shinichi Kudo aja bingung

The heart of the girl who one likes

How can one accurately deduce that

(shinichi kudo)

Sembilan puluh persen dari seluruh hukum yang berhubungan dengan kehidupan rumah tangga yang sampai ke tangan kita bersumber dari para istri Rasullullah SAW. (Fethullah Gulen)

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu: “Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, maka marilah supaya kuberikan kepadamu mut´ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik. Dan jika kamu sekalian menghendaki (keridhaan) Allah dan Rasulnya-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa yang berbuat baik diantaramu pahala yang besar.
(QS. Al-Ahzab : 28-29)

Dan yang saya tahu, MEREKA SEMUA memilih pilihan yang kedua, tidak ada yang salah pilih.

Sepertinya saya menemukan satu jurus jitu bagian yang bahkan sinichi kudou ga bisa menyimpulkan terlalu dalam, lebih banyak membaca dan mencoba memahami kisah istri-istri nabi Muhammad SAW.

(mencoba lebih memahami setiap gerak-gerik ibu, kakak, saudara yang cewe dan temen-temen akhwati yang saya punya, yang kadang-kadang aneh bin ajaib dimata saya)

Karena wanita ingin dimengerti.

Perpustakaan Kongres Amerika Serikat

Pada tahun 1410 H, saya pergi berkunjung ke perpustakaan Kongres Amerika Serikat yang terletak di washington DC. Disana saya menyaksikan gunung-gunung buku semua bidang dan spesialisasinya. Disana saya mencoba untuk menanyakan nama sebuah buku yang tidak terkenal kepada petugas perpustakaan yang kebetulan adalah seorang yang berasal dari mesir. Lalu dia menekan tombol keyboard komputer dan seketika itu dia memberitahukan kepada saya letak buku yang saya inginkan tersebut. Lalu saya berjalan menuju tempat yang dia katakan, saya menemukan ratusan ribu buku. Namun buku-buku tersebut tidak bisa memberi petunjujk kepada masyarakat amerika kepada Allah SWT, kepada keagunganNya dan kepada cahayaNya.

Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang mereka tentang (kehidupan) akherat adalah lalai. (QS Ar-ruum:7)

Jika anda melihat seseorang yang memiliki sebuah perpustakaan yang besar, maka jangan tergesa-gesa menganggapnya sebagai orang yang baik, sampai anda benar-benar melihat dengan mata kepala sendiri amal perbuatannya, keistiqomahannya dan apakah ilmu-ilmu yang terkandung didalam perpustakaannya tersebut memiliki pengaruh positif dan manfaat kepada dirinya.

Bagi saya, seseorang yang hanya memiliki sebuah mushaf Al-Qur’an yang selalu dia renungi dan amalkan kandungan-kandungannya jauh lebih baik daripada seseorang yang memiliki ribuan jilid buku yang selalu menyibukkan dirinya, namun tidak bisa memberikan manfaat dan pengaruh positif terhadap dirinya. Ini memang sesuatu yang sudah maklum, akan tetapi sengaja saya singgung hanya sebagai pengingat saja.

Firman Allah ta’ala

Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya taurat, kemudian mereka tiada memikulnya (tidak mengamalkan isinya) adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruk perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim (QS Al-jumuah:5)

Dr. Aidh Al-Qorni : Cahaya Zaman

Sahabat baik bagiku adalah seseorang yang menghadiahiku buku yang belum pernah kubaca.
-Abraham Lincoln-

Pengingat bagi ia yang mengklaim dirinya pecinta buku