Arsip untuk September, 2012

Nabi Gue Nih!!! (part 2)

Wajahnya bundar menawan

Berpijar seperti cahaya purnama

Warna kulitnya putih bunga

 

Mulutnya lebar

Giginya indah

Matanya lancip merekah fajar

Bulu mata panjang

Rambutnya berombak

Tidak keriting, tidak lurus

Berjuntai hingga cuping telinga

Atau kadang antara telinga dan leher

Atau juga memanjang hingga kedua pundaknya

 

Pada rambutnya yang hitam

Hanya sedikit uban terselip

Bahkan diakhir hayat

Hanya sekitar dua puluh lembar

Menyebar dikepala, bawah mulut dan kedua pelipis

Sebagian rambut kemerah-merahan bekas minyak wangi

 

Tubuhnhya semampai

Tidak tinggi, tidak pendek

Beratnya ideal

Tidak ringan, tidak berat

Tidak kurus, tidak gemuk

Dadanya bidang

Jauh jarak antara dua pundak

Kedua kaki dan tangannya kokoh

Telapaknya luas terbuka, lembut dan halus pula

 

Anas, pelayannya, berkata :

“belum pernah kusentuh kain sutra

Lebih lembut dibanding telapak tangan rasullullah

Dan, belum pernah kucium aroma yang lebih wangi dibanding aromanya”

 

Tumitnya tipis tak gempal daging

Dibagian atas pundak kirinya, melekat stempel kenabian

Yaitu, sekumpulan rambut

berbentuk seperti beras seukuran apel kecil

(Fisik Nabi, DR. Nizar Abazyah : Bilik-Bilik Cinta Muhammad)

 

Seperti yang saya tuliskan sebelumnya, jika ada cinta yang tidak akan bertepuk sebelah tangan dan harus didapatkan, itu adalah cinta kepada nabi kita, muhammad SAW. Namun seperti halnya cinta yang lainnya, cinta kepada nabi muhammadpun harus diperjuangkan dan diikhtiarkan. Benar-benar harus diikhtiarkan. PDKTnya harus maksimal, pun ketika kerinduan sudah tersimpan, harus selalu dijaga. Sebaik-baik penjagaan.

Bersyukur, di zaman yang serba canggih ini, cara-cara dalam mengenal nabi kitapun mulai ada penambahan, dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya. Suatu wasilah buat kita untuk mengenal nabi kita.  Namun tidak ada salahnya kita coba membedahnya disini, cara-cara mengenal nabi muhammad SAW. (sebatas pengetahuan saya aja yang terbatas,^^)

Pertama, cara ini mungkin yang paling hightech, sekaligus mungkin yang paling simpel, nonton film atau audio visual tentang kisah nabi kita, minimal 2 filmlah, yang pertama the messenger (arrisalah) biarpun dibuat tahun 70an, masih layaklah untuk kita liat, dan tentu saja, yang terbaru serial omar (30 episode) yang menjadi perbincangan akhir-akhir ini. cukuplah sebagai suplemen pengetahuan kita kepada baginda rasul.

Kedua, datengin majlis ta’lim yang khusus membahas siroh nabi muhammad, rada-rada jarang sih emang, tapi ada. Klo dulu di salman ITB, setiap rabu ada kajian siroh selepas dhuhur, tapi sayang paling cuman 30 menitan, ga tahu klo sekarang. Yahh intinya, klo ada kajian atau majlis ilmu yang membahas kisah nabi muhammad coba buat dipantengin.

Ketiga, ini cara yang klasik tapi sangat ampuh. Baca sirohnya. Ada beberapa buku nih yang saya rekomendasikan, empat penulis buku yang pertama gaya penulisannya novel, cenderung lebih mengalir, bolehlah sebagai suplemen tambahan ketiga buku setelahnya yang cenderung lebih rigid.

  1. Tertralogi DR. Mizar Abazyah: Sekolah cinta rasullullah, Ketika nabi dikota, bilik-bilik cinta rasullullah dan sahabat-sahabat cilik rasullullah
  2. Trilogi tasaro GK : Muhammad lelaki penggenggam hujan, muhammad para pengeja hujan, satunya belum rilis
  3. Fahd Djibran : seribu malam untuk muhammad
  4. Abdurrahman asy syarqowi : Muhammad the messenger

Nahh, ini bagian yang fundamentalnya, bisa dijadikan referensi dan lebih jelas pengambilan sumbernya,

  1. Muhammad fethulla gullen : Cahaya abadi muhammad SAW
  2. Syaikh shafiyurrahman al mubarokfuri : siroh nabawiyah
  3. Muhammad ridho : siroh nabawiyah
  4. Dll,.(masih banyak soalnya penulis yang lain juga)

Apalagi ya kira-kira yang ingin saya sampaikan?? (hmmmm)

Aha, mungkin ini nih: Jangan lupa memperbanyak shalawat kepada nabi ama hidupkan sunnah-sunnah baginda rasul dalam kehidupan kita. inilah indikator paling gampang dan gamblang bukti cinta kita kepada rasullullah.
Allahumma sholli ‘ala Muhammad
Ya Robbi shalli ‘alahi wassalim

You’re always in our hearts and minds
Your name is mentioned every day
I’ll follow you no matter what
If God wills we’ll meet one day
I believe…do you believe???

Jika ada kisah hidup yang paling mengesankan, mengharukan, penuh teladan, inspiratif, kadang membuat tertawa, lebih banyak membuat terenyuh sedih, heroik, penuh kasih sayang kepada semua dan selalu dilingkupi dengan cahaya keimanan, tentu saja itu adalah kisah nabi muhammad SAW, NABI GUE!!!  

Iklan

Nabi Gue Nih!!!

Selalu diam

Berbicara seperlunya

Bicaranya fasih, ringkas tapi padat

Hatinya selalu sedih

Berfikir terus menerus

 

Menghargai nikmat sekecil apapun tanpa pernah mencaci

Tak pernah mencela makanan, bila suka dimakan, bila tidak ditinggalkan

Tak pernah marah menyangkut urusan dunia

Marah atau mengekangnya bukan karena nafsu

 

Bila kebenaran dilanggar tak ada yang mampu mengekang amarah beliau

Bila marah, beliau memalingkan muka

Bila senang, beliau memejamkan mata

 

Tak pernah berkata kotor, berbuat keji dan melampaui batas serta berteriak dipasar

Tak pernah membalas kejahatan dengan kejahatan, bahkan memaafkan dan berlapang dada

Tangan beliau tak pernah memukul selain dalam jihad dijalan Allah

Bila menghadapi dua hal, beliau memilih yang termudah selama tidak berpotensi maksiat

 

Dirumah, beliau adalah manusia biasa yang mencuci baju, memerah susu, dan mengerjakan sendiri segala keperluan dirinya

Disaat duduk ataupun berdiri, beliau senantiasa berzikir

Raut wajahnya selalu cerah, perangainya dapat ditiru dengan mudah, lemah lembut dan ramah

Tak pernah berlaku keras dan kasar, berteriak-teriak dan mencela orang

Tiga hal yang beliau jauhi, perselisihan, congkak dan segala hal yang tidak diperlukan

 

Tak pernah mencela dan memaki orang

Tak pernah menuntut kerahasiaan mereka

Tak pernah berbicara kecuali sesuatu yang menjanjikan pahala

 

Bicaranya memukau siapapun yang mendengarnya, seolah ada burung melintas dikepala mereka

Bagi yang melihat beliau sepintas lalu, ia akan takut bercampur hormat

Bagi yang sering bergaul dan telah mengenal baik beliau, ia akan mencintainya tanpa batas

 

Memberi tempat kepada orang yang mau duduk dan tidak menganggap ada yang lebih mulia diantara mereka

Siapa meminta sesuatu, pasti dipenuhi atau ditolak dengan tutur kata yang sejuk

Tangan beliau selalu terbuka bagi siapa saja tanpa pilih kasih, beliau adalah bapak bagi mereka semua

 

Dimanapun beliau duduk, disitu terpancar cahaya ilmu, sikap malu, sabar dan amanah

Tak ada yang berani mengangkat suara dihadapan beliau

Semua mengakui yang lain lebih utama karena takwanya, yang tua dihormati, yang kecil disayangi, yang mempunyai keperluan diprioritaskan, orang asing dijaga dan diperhatikan

Tidak memotong pembicaraan orang. Kalau ingin memotong, beliau menyetop atau berdiri

 

Paling lapang dada

Paling tepat logat bicaranya

Paling halus wataknya

Paling ramah tata pergaulannya

Berkata orang yang berusaha menggambarkan beliau,

“tak pernah kulihat orang seperti dia, dulu maupun sekarang”.

Akhlak Nabi, Nizar Abazhah : bilik-bilik cinta muhammad

 

Seperhatian apapun kita terhadap film the messenger dan omar, tak akan bisa membuat kita benar-benar mengenal Muhammad, sosoknya saja tidak ditampakkan. Maka datangilah majlis ilmu yang mengisahkan kehidupan beliau dan bacalah sebanyak mungkin buku siroh perjalanan hidup beliau. Bukankah cinta harus diperjuangkan, apalagi cinta yang satu ini, harus dengan perjuangan maksimal kan ya??
Allahumma sholli ‘ala Muhammad
Ya Robbi sholli ‘alaihi wassalim

Perjuangan cinta yang ga boleh kalah

Ini tentang kerinduan

Yang mungkin tak terbayarkan

Mungkin karena yang dirindukan enggan bertemu

dan yang pasti

Karena sang perindu yang terlalu malu untuk bertemu

 

Sangat berharap bisa bertemu denganmu

Melihat wajah bercahayamu

Senyum meneduhkanmu

Lembut bicaramu

Dan pendar-pendar syafaat darimu

 

Namun, sekali lagi

Sang perindu terlalu malu untuk bertemu

Dan yang dirindukan belum tentu mau bertemu

 

Adalah setiap maksiat dan dosa yang membuat sang perindu menjadi malu

Padahal segalanya telah disampaikan dengan indah oleh yang dirindukan

Bagaimana mungkin sang perindu mengindahkan perkataan yang dirindukan??

Mungkin satu jawabnya

Rindu sang perindu adalah palsu

Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.
(QS : attaubah : 128).

 Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka.
(QS Al-Ahzab : 6)

Inilah sosok manusia agung dan mulia sepanjang jaman diseluruh semesta. Jika engkau adalah seorang mukmin, jangan khawatir cintamu bertepuk sebelah tangan padanya. Akan terbalas sempurna. Yakinlah.

Dan tahukah, walaupun terikat perbedaan masa yang sangat lama dan tak pernah bersua, akan selalu ada pengikutnya yang selalu merindukannya siang malam, pagi dan petang. Selalu. Aneh memang, tak pernah bertemu namun bisa rindu.

Namun, apakah itu adalah kita?

Sudah kenalkah kita?

Sudah rindukah kita?

Sudah cintakah kita padanya melebihi diri kita sendiri?

Jika belum, sudah saatnya kita upayakan semaksimal mungkin dengan pendekatan yang super intensif, sampai air mata bisa meleleh, menahan rasa rindu akan sosoknya yang mulia. Benar, sampai rindu itu mengakar dalam hati kita dan buah rindunya mengejewantah dalam keseharian hidup kita.

Namun, yang ku tahu

Satu senyum yang dirindukan cukup membuat sang perindu berderai air mata

Bahkan mungkin, kata-kata kerinduan tak akan bisa terucap dari sang perindu

hanya air mata

hanya air mata

hanya air mata

Yang keluar deras tak tertahan

Saat yang dirindukan berpaling padanya dan memanggil

Berdirilah bersama disampingku

Dan minumlah ditelaga alkautsar bersamaku

Sebuah keinginan sederhana seorang perindu

Jika ada cinta makhluk yang harus didapatkan, itu adalah cintamu. Dan jika ada manusia yang menjadi idola dan teladan, tentu itu adalah dirimu, ya rasullullah.

Yakin ga yaaa???(part 2)

Sempurnakan setengah agamaku
Biar ku cintai semua kekuranganmu
Ajarkan aku menerima mensyukuri dan dewasakan hidup ini
Bersamamu, terukir kisah makna cinta sejati
Karena bersama Allah
Ku yakin semua akan baik-baik saja
Ku yakin semua akan baik-baik saja

Jikalau pencarian ilmu dan aktivitas dakwah sampingan dari mencari pasangan hidup, khawatirlah keduanya berhenti saat kekasih ditemukan.
(anonim)

Saya sangat takjub dan heran dengan orang-orang yang tidak menikah karena takut miskin dan tidak mau mencari kekayaan melalui pernikahan, padahal Allah SWT telah menjaminnya.
(Umar bin Khattab)

Dan nikahkanlah orang-orang yang sedirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.
(QS An-nur : 32)

Yakin ga yaaa???

saya terima nikahnya saudari … binti … dengan mas kawin ….dan seperangkat alat shalat, tunai.

Yakin ga yaaa???

Bismillah,.

Dari perbincangan menarik bersama teman-teman seperjuangan, didapatkan kesimpulan, setidaknya ada tiga prinsip keyakinan yang mesti dimiliki menjelang pernikahan:

– Prinsip keyakinan bahwasanya jika memang ianya adalah jodoh kita, maka akan tiba juga di ujungnya,mitsaqon ghalido. Biarpun tersendat disana-sini namun terasa lancar begitu saja dan biarpun susah minta ampun akan terasa mudah. Ga bakal tertuker dan salah alamat.

– Prinsip keyakinan bahwasanya Allah akan membukakan hati setiap pihak yang terlibat hingga nanti bisa sampai di ujungnya, mitsaqon gholido. Pertama, mungkin hati ikhwannya yang dibuka untuk kemudian memulai prosesnya. Setelahnya, mungkin hati akhwatnya. Dan seterusnya. Sehingga ada ketersalingan antar keduanya. Jangan terlalu memaksakan jika memang tidak ada ketersalingan didalamnya. Buat apa memperjuangkan seseorang yang tidak mau untuk diperjuangkan??

– Prinsip keyakinan bahwasanya tujuan yang ingin dicapai adalah kebaikan yang lebih besar tanpa menghancurkan kebaikan yang lain. Jangan sampai kemudian karena satu dan lain hal, membuat persahabatan, ukhuwah dan silaturahim yang telah dijalin sedemikian rupa menjadi hancur. Sayang banget kalau peluang kebaikan yang besar dimasa depan kemudian menjadi hilang karena asumsi-asumsi perasaan yang ada. Seolah-olah hubungan yang dijalin hanya sebatas waktu yang pendek saja. Bahkan bagi kita, orientasi hubungan bukan hanya didunia, tapi sampai ke jannahNya. Apapun ikatannya, tidak harus ikatan pernikahan bukan??

Maka beruntunglah mereka yang memahami arti cinta kemudian mempersiapkan diri sebaik-baiknya serta selalu memperbaiki diri sebenar-benarnya sampai nanti waktunya tiba untuk saling memperjuangkan satu sama lainnya.