Inilah Bidadari yang Kedua, Engkaukah yang Kelima??

BIDADARI KEDUA

Dan inilah wanita kedua, seorang wanita yang namanya paling masyur didunia dan akherat. Jika kita coba hitung, lebih dari 3/5 penduduk dunia saat ini, tahu namanya. Namanya begitu harum, sampai-sampai menjadi nama seorang wanita yang paling banyak disebut dalam Al-Qur’an, bersanding dengan nama ayahnya yang mulia pula. Dialah Maryam binti Imron, namanya terabadikan dalam alquran surat ke-19, sedangkan nama ayahnya pada surat ke-3.
Sebuah penghargaan yang luar biasa bukan??

Dan (ingatlah) ketika Malaikat (Jibril) berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).
(Al-imran : 42)

Dan inilah sedikit hikmah dari kehidupannya.

Analisis yang pertama ini mungkin sering saya ungkapkan, bagaimana ‘gen’ orang tua berpengaruh langsung kepada anaknya. Imron dan Hanna sebagai orang tua dari Maryam adalah orang yang terkenal akan kesalehan dan tranck record kebaikannya, wajar jika kemudian Maryam menjadi sosok yang banyak diingikan oleh kaumnya ketika ia dilahirkan. Bukankah hak pertama seorang anak adalah dilahirkan dari seorang wanita (atau laki-laki) yang shaleh??

 Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”.
(Maryam : 28)

Kedua, lingkungan tumbuh kembang seorang Maryam kecil yang sangat kondusif. Kita semua tahu, Maryam akhirnya diasuh oleh nabi Zakariya setelah masyarakat luas berlomba untuk mengasuhnya. Maryam kemudian ditempatkan khusus di mihrob baitul maqdis. Sebuah lingkungn yang begitu bagus dan istimewa (di asuh oleh nabi) untuk menjadikannya seorang wanita yang super shalehah dan super dekat dengan Allah. Bahkan disebutkan, Maryam adalah sosok wanita yang tidak pernah meninggalkan qiyamullail dan memiliki waktu puasa yang khusus, yaitu 2 hari berpuasa dan 1 hari berbuka. Yahh,bisa jadi penyemangtlah bagi yang qiyamullailnya masih males-malesan dan puasa senen kamis aja jarang,hehe,.

Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku.
(Al-imran : 43)

Dan, ada yang tahu pada usia berapa Maryam mendapatkan ujian untuk mengandung dan melahirkan nabi Isa as??

Usia 13 tahun kawan!!!

ini menandakan kedewasaan yang terbentuk pada jiwa dan diri Maryam, sehingga  Allah kemudian mengujinya dengan kehamilan tanpa ayah dan menjadikannya seorang ibu bagi nabi yang mulia.
Kalo yang ini bener-bener berat untuk dibandingkan dengan wanita jaman sekarang, cepat nambah tua lambat dewasa,hehe,.

Coba ukhti yang membaca ini, mengingat kembali saat usianya 13 tahun, apa yang dpikirkan dan apa yang banyak dilakukan?? Dan sekarang, ketika kebanyakan usianya kepala 2 (sahabat-sahabat penulis), mungkin masih bisa di hitung jari yang sudah siap untuk bla3bla3…(Tahu sendirilah yaa maksudnya)

Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-KitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat.
(At-tahrim: 12)

Tibalah bagi Maryam dan anaknya untuk hijrah ke negeri mesir dikarenakan keamanan yang memburuk di negeri para nabi, 12 tahun lamanya dia menetap di mesir, perjuangan membesarkan nabi Isa as dilakukannya dengan penuh kesabaran,  jangan dikira Maryam hanya leha2 saja disana, perjuangannya untuk memberikan makan anaknya dilakukan sendiri dengan menjadi buruh tani gandum, sekali lagi, semua ini dilakukan oleh seorang Maryam, wanita terbaik dunia akherat, bayangkan perjuangannya kawan, perjalanan jauh dari Palestina ke Mesir, panas terik di ladang sambil membesarkan nabi Isa as. Dan, kita tahu bersama hasil didikan Maryam, seorang nabi yang terkenal karena kesantunan dan kasih sayangnya. sampai akhir hayatnya, Maryam selalu setia mandampingi putranya dalam menyebarkan agama tauhid dimasyarakat.
Super sekali emang wanita yang satu ini.

Benar-benar menjadi teladan sejati wanita seantero dunia.

Ijinkan suatu masa nanti

Kami bertemu dengannya ya Robb

Setidaknya untuk mengatakan

engkau telah benar-benar memberikan inspirasi arti dari ketaatan

Iklan
  1. like this very much…Ya Rabb semoga.. dan Amiin..

  2. Assalamu’alaikum..
    tulisan Bidadari yang pertamanya mana yaa…tentang Asiyah?

    • iya betul, tentang asiyah,.
      ada kok teh, cari di post sebelumnya aja,.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: