Keterbatasan yang Indah

Sesungguhnya orang-orang dahulu pada masa Rasullullah disikapi berdasarkan wahyu, sedangkan turunnya wahyu telah berakhir. Kami BERSIKAP kepada kalian hanyalah berdasarkan AMALAN-AMALAN kalian yang terlihat oleh kami. Maka, barangsiapa menampakkan kebaikan kepada kami, kami akan mempercayainya dan mendekatkan kedudukannya, meskipun BATINNYA TIDAK SEDIKITPUN YANG KAMI KETAHUI, Allahlah yang akan menghisab sarirahnya (batinnya). Sedangkan barangsiapa menampakkan keburukan kepada kami, maka kami TIDAK MEMPERCAYAI DAN TIDAK MEMBENARKANNYA, MESKIPUN IA MENGATAKAN BAHWA BATINNYA BAIK.
(HR Bukhori)

Sejatinya, kita memiliki batasan dalam menilai seseorang. Mungkin dimata kita terlihat sangat baik dan sempurna, namun ternyata hina dina dimata sang Kuasa. Begitupun sebaliknya, seseorang yang kita fikir hina dina, jauh dari surga dan bakal mendekam dipanasnya neraka, ternyata kemudian bernilai sangat berharga disisi yang Maha Esa.

Mencoba seobjektif mungkin, menilai manusia dari amalnya, dari usahanya  menjadikan setiap indra untuk beribadah, melihat dari amalan hariannya, tahajjud dan dhuhanya, lembar tilawahnya, shaum sunnahnya, rupiah sedekahnya, presensi taklim, dauroh dan pekanannya, KERAPIHAN MENUTUP AURATNYA, buku-buku yang dibacanya, tulisan-tulisannya, UPDATE STATUSNYA, keceriaan wajahnya, santun dan sopan sikapnya, dan hal yang dhahir lainnya. Walaupun akan lebih istimewa, jika amalannya hanya diketahui dirinya dan sang Maha Kuasa.Kiranya setiap amalan yang kita lakukan jauh terhindar dari ujub dan riya, adapun diniatkan untuk memberikan teladan, saya fikir, jauh lebih utama.

Semoga ada aku, kamu dan kita disana, barisan pemberi teladan terbaik kepada umat manusia, tentang arti persaudaraan yang suci, tentang arti penghambaan sejati,..

jika urung melakukan kebaikan dikarenakan khawatir riya sudah terjerumus kedalam riya, maka mereka yang ikhlas adalah yang banyak amalannya, karena kecenderungannya untuk melakukan setiap kebaikan yang terlintas disanubarinya.

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: