Fudhail, Aku Belajar Banyak Darimu

Merasakan suatu kerinduan luar biasa untuk menulis. Berasa lama banget tidak memencet-mencet tuts laptop ini. Kangen banget. Gapapa kan ya jadi korban kerinduan saya untuk yang kesekian kali. Hehe..

Ijinkan kali ini, berbagi cerita seputar kisah para pendahulu kita. Inilah sebagian kisahnya, FUDHAIL BIN IYADH.

 

Seperti biasa, sesuai dengan profesinya, fudhail bin iyadh pergi malam-malam untuk mencari mangsa. Menjagal kafilah-kafilah dagang yang berada dalam teritori kekuasaannya . satu rombongan kafiahpun mendekat kepadanya. Salah seorang dari kafilah tersebut berkata:” mari kita istirahat sejenak disini, karena dihadapan kita akan ada orang yang  biasa membegal bernama fudhail.”

 

Tanpa sengaja, fudhail mendengarnya, tapi entah kenapa pembicaraan tersebut membuatnya menggigil gemetar sambil bicara pada mereka : “Hai kafilah dagang, akulah fudhail, teruskanlah perjalanan kalian. Demi Allah, AKU AKAN BERUSAHA SEMAKSIMAL MUNGKIN UNTUK TIDAK MENDURHAKAI ALLAH SELAMA-LAMANYA.”

 Dan fudhail pun meninggalkan apa yang biasa dilakukannya. Inilah awal petobatannya kawan.

 

Dalam riwayat yang lain, dikisahkan bahwa fudhail menjamu rombongan kafilah tersebut pada malam itu juga. Ia pun keluar untuk mencari makanan buat mereka. Setelah kembali, terdengar olehnya, suatu ayat yang kemudian benar-benar menjadi spirit perubahannya.

“BELUMKAH DATANG WAKTUNYA BAGI ORANG-ORANG YANG BERIMAN UNTUK KHUSUK MENGINGAT ALLAH??”(alhadid:16)

 

Suatu malam Ibrahim bin asy’ats mendengar fudhail membaca surat Muhammad sambil menangis. Fudhail mengulang-ulang ayat : ”Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar diantara kamu; dan agar Kami menyatakan ( baik dan buruknya) perihal kamu”. (Muhammad:31)

 

Fudhail mendesahkan bagian ayat: ”kami menyatakan perihal (baik dan buruknya) kamu.”

 

Ia pun berujar:

 

” Engkau menyatakan Perihal kami, jika engkau menyatakan perihal kami pasti Engkau akan membuka aib kami dan menyingkap tabir kami. Jika Engkau menyatakan perihal kami pasti engkau akan membinasakan kami dan menyiksa kami.”

diulangnya kalimat ini olehnya beberapa kali. 

 

Fudhail pun pernah berkata:

 

“KAMU BERHIAS UNTUK MANUSIA,

BERPURA-PURA DIHADAPAN MEREKA,

MEMPERINDAH DIRI UNTUK MEREKA,

DAN KAMU TERUS MENERUS BERBUAT RIYA

HINGGA MEREKA MENGENALMU DAN MENYERUKAN,

”ANDA ORANG SHALEH”.

LALU MEREKA MEMENUHI KEPERLUANMU,

MELAPANGKAN MEJELIS UNTUKMU

DAN MEMULIAKANMU.

PADAHAL, ITU ADALAH KERUGIANMU!!

ALANGKAH BURUKNYA KEADAANMU JIKA MEMANG ITU YANG TERJADI.” 

“JIKA KAMU MAMPU UNTUK TIDAK DIKENAL, LAKUKANLAH.

KAMU TIDAK BERDOSA JIKA KAMU TIDAK DIKENAL;

KAMU TIDAK BERDOSA JIKA KAMU TIDAK DISANJUNG

DAN KAMU TIDAK BERDOSA

JIKA KAMU TERCELA MENURUT MANUSIA NAMUN KAMU TERPUJI DI SISI ALLAH.”

 

 

tunggu apa lagi kawan, islam telah memanggil mesra dirimu

datanglah, sambutlah ia

benar-benar KEMBALI padanya

 

Karena ku yakin

Hidayah adalah mutlak milik-Mu

Sang Maha Pembolak-balik hati

Karena menurutku

Hidayah adalah

Ketika Engkau memberikan

Pengetahuan tentang nilai-nilai

Kebaikan, kebenaran dan keindahan islam

Dan ketika Engkau

Menggerakan hati kami

Untuk menunaikan

Setiap pengetahuan yang Engkau Anugerahkan

Maka tiap saat ku berdoa

Semoga Engkau senantiasa

Memberikan Rahmat dan Hidayah-Mu

Kepada kami, semua,.

 

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: