ISLAMKU ISLAMMU ISLAM KITA 2

Angin kehidupan terus bertiup

Waktu selalu setia menemaninya berjalan

Menghias kekompakan siang dan malam

Dan Matahari yang tak lelah iringin putaran bulan di planet ini

Dan aku masih belum bisa memberikan apa – apa

Hanya ingin tetap berusaha ikhlas

Dan coba tuk selalu tegar melawan setiap badai

Kalau di SMP, guru agamanya ada 3, sesuai dengan jumlah kelasnya. Dibagi berdasarkan kelasnya. Kelas 1, 2 dan 3. Petemuannya sama, 1 kali perpekan. Sangat tidak mengakomodir pengetahuan keislaman. Teman-teman kayaknya sepakat. Materi nya pun mungkin sama, jadi tidak usah diceritakn lebih lanjut. Tapi ada 1 yang tak bisa dilupakan. Masih ingat materi terakhir PAI kelas 3, benar kawan, munakahat. Ingat banget karena saya pas smp masih terkenal.(paham kan maksudnya). Walhasil yang menjadi tumbal untuk mempraktekkan ijab qobul adalahj saya.didepan kelas, dipegang dengan eratlah tangan saya oleh sang guru (guru saya wanita), dia bilang, anggap saja beliau adalah walinya. Lumayan deg-degan sih. Ga kebayang kalau aslinya gimana. Tapi setidaknya sudah ada pengalaman. Hehehe…

Sekarang cerita tentang bagian non formalnya yah. Ibuku memang dahsyat. Walapun beliau tidak lulus Sd, tapi masalah pengajaran dan pendidikan kepada anaknya, boleh di adu. (wajar kan ya memuji ibu sendiri). Semenjak kecil, saya belum lihat beliau absen shalat malam di ujung malam. Adakah pembelajaran yang lebih utama dari pada memberi keteladanan???

Dan 1 lagi, beliau teramat sangat rajin shaum sunnah. Lebih dari senin kamis. Wajar jika sebagai anak, kemudian ingin juga merasakan yang biasa seorang ibunya lakukan. Walhasil, dari kelas 2 SMP, saya mulai belajar shaum sunnah, senin kamis. Langsung sukses kah??tidak kawan, dibutuhkan waktu sekitar 1 tahun untuk membuat bener-bener senin kamis, namanya belajar, wajar jika bulan pertama hanya bisa 4 kali puasa. Bulan berikutnya 3 kali puasa. Bulan berikutnya 5, dan seterusnya sampai sukses 8 kali puasa perbulan. Kami sahur bersama dan berbuka bersama pula. Mereka yang sering puasa, pastinya tahu kenikmatan tersembunyi yang ada dalam puasa sunnah yang dilakukan, ini rahasia kawan, tapi kapan-kapan saya kasih tahu deh. (udah ada di tulisan sebelumnya)

Dan Alhamdulillah, bisa mengistiqomahkannya sampai SMA dan kuliah, harapannya tidak lepas sampai mati. Ini juga doa, jadi diaminin ya…^^

Walaupun pas tingkat 2 kemaren, terbesit keinginan untuk mengimprovenya menjadi puasanya nabi penguasa besi. Setelah membaca beberapa referensi dan ada temen yang bisa diajak shaum bareng. Tapi yah masih belajar untuk yang ini. Sama ketika pertama belajar puasa senin kamis. Jatuh bangun, kadang jongkok kadang meroket tinggi, sesuai dengan fungsi f(x) keimanan, yang emang naik turun layaknya fungsi sinusial. Sekali lagi, mereka yang tahu nikmatnya puasa, bawaannya pengen puasa terus. Trust me, it works!!!

Saya sih berharap untuk masa awal smp, belum masuk masa perhitungan amal dan dosa, solatnya masih belang bentong sih…(bukannya udah mulai suka cewe ya fer??hahaha)

Karena ku yakin

Hidayah adalah mutlak milik-Mu

Sang Maha Pembolak-balik hati

Karena menurutku

Hidayah adalah

Ketika Engkau memberikan

Pengetahuan tentang nilai-nilai

Kebaikan, kebenaran dan keindahan islam

Dan ketika Engkau

Menggerakan hati kami

Untuk menunaikan

Setiap pengetahuan yang Engkau Anugerahkan

dengan disertai keikhlasan

Maka tiap saat ku berdoa

Semoga Engkau senantiasa

Memberikan Rahmat dan Hidayah-Mu

Kepada kami, semua

pahamlah kita bahwasanya IBU adalah arsitek peradaban…

Iklan
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: